Laut dan SungaiIlmu
pengetahuan Modern telah menemukan bahwa tempat di mana dua laut berbeda bertemu
terdapat suatu penghalang diantara mereka. Penghalang tersebut membagi kedua
laut tersebut sedemikian sehingga masing-masing laut mempunyai suhu, kadar
garam, dan rapat jenis yang berbeda satu dengan lainnya (1).
Sebagai contoh, Air laut Mediterania bersuhu hangat, bersifat garam, dan lebih
sedikit padat, bila dibandingkan dengan air laut Samudra Atlantik. Ketika air
laut Mediterania masuk ke lautan Atlantik di atas teluk Gibraltar, air laut
Miditerania bergerak beberapa ratus kilometer ke dalam Lautan Atlantik pada
suatu kedalaman sekitar 1000 meter dengan karakteristik yang
dimilikinya.(2)