Renungkanlah Dari Mana Asal Manusia
"Maka hendaklah memandang manusia." (pangkal ayat
5). Hendaklah manusia merenungkan, asal manusia dan memikirkan atau memandang dengan mata hati
kepada keadaan yang terlindung di balik kenyataan, padahal asal manusia dengan memperhatikan kenyataan itu; perhatikanlah: "Dari apakah msnusia diciptakan." (ujung
ayat 5). Engkau yang telah bertubuh gagah ini, atau manusia yang mabuk dengan
kedudukan dan kemegahan, yang menyangka bahwa dunia ini telah dapat
dikuasainya; perhatikanlah daripada asal mula manusia dijadikan . "Manusia diciptakan
daripada air yang melancar." (ayat 6). Yaitu daripada air mani atau dalam
bahasa tua disebut sperma . Dari puncak kelazatan bersetubuh, melancarlah dengan
cepatnya mani itu keluar, laksana meloncat mendesak keluarnya. "Yang keluar
dari antara shulbi dan taraib." (ayat 7). Maka berkatalah ahli tafsir dan
ahli bahasa; Shulbi ialah deretan tulang punggung laki-laki. Demikianlah
perjalanan darah manusia diatur pada ginjal.